Nampaknya tidak ada yang tak mengenal Steve Jobs. Pengusaha tersohor ini begitu berpengaruh dalam dunia teknologi di seluruh penjuru dunia. Penemuannya begitu merubah peradaban dunia hingga detik ini. Namun, siapa sangka orang yang sangat menginspirasi ini nyatanya hanya seorang lulusan SMA. Ia pernah menempuh perkuliahan namun hanya berjalan selama 6 bulan saja. Latar belakang keluarganya pun juga sangat sederhana, bahkan bisa dibilang dari keluarga yang tidak mampu. Orang tuanya juga bukanlah orang terpandang, dan pendidikan ibunya tak jauh lebih baik dari Steve Jobs. Berikut akan dikupas secara lengkap biografi Steve Jobs.

Kehidupan Keluarga dan Biografi Steve Jobs

Steve Jobs

Abdul Latief Jandali yang sekarang lebih dikenal dengan nama Steve Jobs  (Steven Paul Jobs), lahir di San Francisco pada tanggal 24 Februari 1955. Ia memiliki saudara biologis perempuan yang bernama Mona Simpson dan memiliki profesi sebagai novelis. Ayahnya Abdulfattah Jandali berkebangsaan Suriah, dan ibunya Joanne Simpson berkebangsaan Amerika Serikat. Ayahnya merupakan seorang professor ilmu politik, sedangkan ibunya berprofesi sebagai patolog bahasa wicara. Itulah sekilas tentang biografi Steve Jobs dengan keluarga biologisnya.

Tidak hanya orang tua kandung, biografi Steve Jobs ini juga menceritakan tentang orang tua angkatnya. Singkat cerita ibu kandung Steve Jobs terpaksa harus berhenti kuliah karena sedang mengandung Steve. Hal tersebut membuat ibunya berfikir bahwa ia tidak mau anaknya memiliki pendidikan yang seperti dirinya. Untuk itu ibu Steve menginginkan bahwa anaknya harus diadopsi oleh orang tua yang memiliki pendidikan setidaknya sarjana. Namun, ternyata orang tua angkat Steve Jobs bukanlah orang yang berpendidikan tinggi.  Ibu angkatnya drop out dan ayah angkatnya bahkan tidak lulus SMA.

Tentu saja hal tersebut tidak sesuai dengan keinginan awal ibu kandung Steve Jobs. Untuk meyakinkan ibu kandung Steve, orang tua angkatnya berjanji untuk membiayai kuliah Steve Jobs. Ternyata hal tersebut mampu membuat ibu kandung Steve luluh dan menyetujui mereka untuk mengadopsi Steve Jobs. Steve Jobs pun akhirnya kuliah di salah satu perguruan tinggi yang berada di Portland, Oregon, yaitu Reed College. Namun, untuk membiayai kuliahnya, orang tua angkat Steve ini harus rela menghabiskan semua tabungannya.

Pendidikan Steve Jobs di perguruan tinggi tidak bertahan lama. Ia berfikir bahwa kuliah tidak akan membantu hidupnya. Ia tidak tahu akan menjadi apa dia nantinya setelah lulus kuliah. Hal itulah yang membuat Steve Jobs akhirnya drop out setelah menjalani kuliah selama 6 bulan. Namun, dia tidak serta merta langsung keluar, melainkan tetap mengikuti mata kuliah yang ia sukai yaitu kaligrafi. Alasan lain yang membuat Steve Jobs DO adalah ia merasa bersalah kepada orang tua angkatnya. Ia merasa bersalah telah memilih universitas yang mahal dan membuat orang tuanya menghabiskan uang mereka. Di sinilah perjalanan karir Steve Jobs dimulai. Keputusannya untuk berhenti kuliah, dan ambisinya untuk mengubah dunia ini membuat biografi Steve Jobs sangat layak untuk dibaca.

Biografi Steve Jobs dan Perjalanan Karirnya

Biografi Steve Jobs Sang Pendiri Apple

Rasa penasaran membuat banyak orang membaca biografi Steve Jobs. Tak banyak yang tahu bahwa ternyata ia tidak memiliki pendidikan layaknya orang-orang berilmu yang menggebrak peradaban dunia. Hanya dengan tekad, ambisi, dan keseriusan yang kuat, membuatnya sukses dan dikenang sepanjang masa. Setelah memutuskan untuk DO tersebut, pada tahun 1974 ia bekerja di perusahaan yang mendesain circuit board, Atari, sebagai teknisi. Dari situlah keahliannya di bidang komputer semakin terasah. Ia merasa bahwa komputer adalah dunianya yang telah ia temukan.

Dua tahun kemudian, Steve Jobs mengajak teman lamanya yaitu Steve Wozniak untuk mendirikan perusahaan berbasis teknologi. Perusahaan yang ia dirikan dinamai dengan Apple, yang mana logonya seperti layaknya buah apel yang tergigit. Kerja keras bersama temannya selama 10 tahun akhirnya berbuah manis. Apple yang awalnya hanya memiliki 2 orang karyawan, akhirnya tumbuh dan berkembang menjadi perusahaan besar dengan karyawan mencapai 4000 orang. Produk andalannya yaitu Komputer Mac (Macintosh), yang diluncurkan pada tahun 1986. Kegigihannya tersebut ternyata mampu membuat biografi Steve Jobs menginspirasi banyak orang.

Biografi Steve Jobs belum berakhir sampai di sini, perjalanan karirnya tidak berujung sukses dengan mulus. Ia dikenal sebagai orang yang keras kepala dan temperamental. Hal itulah yang membuat dewan direksi akhirnya memecat Steve Jobs. Hal tersebut membuatnya terpuruk dan sakit hati, karena harus dipecat dari perusahaan yang telah ia dirikan dengan sepenuh hati. Namun, itu semua tidak menghentikan langkahnya. Dalam kurun waktu 5 tahun dari pemecatannya, ia akhirnya bangkit dan mendirikan perusahaan komputer yaitu NeXT.

Melalui NeXT, ia memunculkan ide-ide kreatifnya yang harusnya dituangkan ketika bersama Apple. Steve lantas membuat sebuah system operasi yang dibutuhkan oleh Apple. Hal tersebut lantas membuat Apple membeli NeXT dengan harga 429 juta dolar, dan karena hal itulah akhirnya Steve kembali menjadi CEO Apple. Namun ternyata tak hanya NeXT yang didirikan oleh Steve Jobs. Ia juga mengambil alih perusahaan animasi Pixar, yang mana saat itu hampir bangkrut. Di bawah naungannya, untuk pertama kali Pixar memproduksi film animasi berbasis komputer berjudul Toy Story. Tentu semua dunia sudah tahu bagaimana popularitas film satu ini.

Biografi Steve Jobs ini memang begitu menarik. Perjalanan hidup dan karirnya naik turun seperti permainan roller coaster. Namun, dibalik itu semua ia tidak pernah menyesali keputusan yang diambil. Ia menjalaninya dengan penuh keyakinan dan selalu mengikuti kata hati. Benar saja, pada tahun 1997, Steve Jobs membuat gebrakan besar. Ia meluncurkan produk iPod, iMac, iPhone, iCloud, dan iPad. Produk-produk tersebut sangat fenomenal bahkan hingga saat ini. Hal tersebut membuat Apple semakin berkembang dan berjaya di pasar saham. Harga produknya memang terkenal mahal, namun publik selalu menantikan dan menyukai produk yang ia ciptakan.

Baca juga: Biografi Bill Gates – Pendiri Microsoft

Mungkin inilah bagian paling menyedihkan pada biografi Steve Jobs selain kematiannya, karena pada tahun 2004 ia didiagnosa terkena penyakit kanker pankreas. Penyakit tersebut harus membuatnya cuti bahkan berhenti dari pekerjaannya. Steve Jobs harus merelakan karirnya berakhir, padahal saat itu ia dinobatkan sebagai CEO terbaik se-Amerika. Pada tanggal 24 Agustus 2011, Steve Jobs resmi mengundurkan diri dan berhenti menjadi CEO Apple. Posisinya sebagai CEO digantikan oleh Tim Cook. Hal tersebut membuat saham Apple menjadi menurun, namun akhirnya pulih kembali bahkan mengalami kenaikan.

Semasa hidup, ia terus menjalani pengobatan dari penyakit yang mengganggu hidupnya. Ia divonis hanya memiliki waktu sekitar 3 hingga 6 bulan saja. Namun kematian merupakan rahasia Tuhan, tidak ada yang tahu datangnya kapan. Dokter bisa memberi vonis, namun tetap Tuhan yang menentukan. Steve Jobs masih bisa hidup selama 7 tahun sebelum akhirnya meninggal pada tanggal 5 Oktober 2011. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi seluruh dunia. Inilah akhir dari biografi Steve Jobs yang begitu menginspirasi banyak orang.