Entity Relationship Database | Entity Relationship atau ER bagi agan yang berkuliah jurusan IT tentu tidak asing dengan istilah database yang satu ini. Tapi tahukah agan apa itu entity relationship? Jika agan belum mengetahuinya agan dapat menyimak artikel ini.

Berbicara entity relationship, saat ini hampir semua software database sudah mendukungnya seperti MySQL, SQL Server, PostgreSQL dan lainnya. Dengan adanya model ER, table pada database tidak lagi berdiri sendiri-sendiri, melainkan dapat dihubungkan dan direlasikan dengan table lainnya. Dibawah ini adalah contoh dari entity relationship (ER).

Entity Relationship Database

Jenis-Jenis Entity Relationship Database

Entity Relationship Database diklasifikasikan berdasarkan jenisnya terbagi menjadi 3, diantaranya yaitu:

One to One (1 to 1)

Entity Relationship One to One

Relasi One to One (1 to 1), relasi ini terjadi apabila sebuah data yang ada pada table pertama juga ada pada table kedua. Pada masing-masing table tersebut hanya diizinkan satu buah data saja. Tidak boleh terdapat beberapa data yang sama pada masing-masing table tersebut.

One to Many (1 to n)

Entity Relationship One to Many

Relasi One to Many (1 to n), relasi ini terjadi apabila sebuah data yang ada pada table pertama memiliki lebih dari satu data yang sama pada table kedua. Pada table kedua diizinkan memiliki lebih dari satu data yang sama dengan table kedua.

Many to Many (n to n)

Entity Relationship Many to Many

Relasi Many to Many (n to n), relasi ini terjadi apabila sebuah data pada table pertama memiliki lebih dari satu data yang sama pada table kedua dan sebuah data pada table kedua juga memiliki lebih dari satu data yang sama pada table pertama. Table pertama dan table kedua diizinkan memiliki lebih dari satu data yang sama dengan kedua table tersebut.

Baja juga : Contoh Normalisasi Database

Kesimpulannya adalah dengan adanya model Entity Relationship (ER), table pada database dapat dihubungkan dan direlasikan dengan table lainnya. Selain itu, mencegah terjadinya redudansi data. Berdasarkan pengalaman ane dilapangan jarang sekali relasi Many to Many (n to n). Namun, bukan berarti tidak ada akan tetapi hanya dipakai dalam kondisi tertentu saja. Oleh karena itu jika agan mendesain database agan tinggal menyesuaikan berdasarkan kebutuhan. Oh ya, Bagi agan yang ingin bertanya dan memberi masukan silahkan diskusikan melalui form komentar dibawah ini. Terimakasih.

Salam,

Haniif Fii Sabiilillah