Mengenal Pengertian dan Sejarah Perkembangan Linux

Posted on

Ulasan kali ini akan membahas secara detail mengenai pengertian dan sejarah perkembangan Linux. Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah “Linux”. Istilah yang satu ini memang dekat dengan keseharian kita. Linux adalah sebuah software open source yang biasanya dipakai untuk komputer, laptop, atau PC. Linux sendiri merupakan salah satu hasil perkembangan teknologi perangkat lunak bebas dengan sumber terbuka. Seperti halnya software open source lainnya, Kode Linux juga bisa dimodifikasi, didistribusi, dan digunakan kembali secara bebas oleh siapa saja. Open Source yang satu ini adalah turunan dari Unix. Proses penyebarluasan dan pendistribusiannya di bawah lisensi dari GNU. Mari kita bahas lebih lanjut lagi.

Pengertian Linux dan Awal Mula Kemunculannya

Logo Linux

Setelah mengenal sedikit pengertian dan sejarah perkembangan Linux? Saatnya kita mengenal bagaimana sistem operasi ini sampai mendunia dan dikenal luas oleh masyarakat. Nama software ini berasal dari salah satu pembuatnya, yaitu Linus Torvalds. Sistem operasi ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1992. Sistemnya, pustakanya, dan peralatan sistem umumnya bersumber dari sistem operasi GNU. GNU sendiri telah didirikan pada tahun 1983 oleh tokoh bernama Riichards Stallman. Kontribusi dari GNU adalah dasar munculnya sistem operasi perangkat lunak ini. Perangkat lunak ini sekarang sudah cukup mendunia dan digunakan sebagai software utama pada PC atau Komputer.

Linux yang dikenal dengan lambang Penguin ini sudah dikenal dalam penggunaannya sebagai server. Software dengan lambang Penguin ini juga didukung oleh perusahaan-perusahaan besar di bidang komputer seperti Intel, HP, IBM, Dell, Red Hat, dan lain sebagainya. Linux sendiri sudah dijadikan sebagai sistem operasi untuk berbagai macam perangkat komputer, diantaranya komputer dekstop, super komputer, dan komputer dengan sistem benam seperti yang ada pada pembaca buku elektronik. Linux juga terdapat pada permainan video seperti Playsation, telepon genggam, dan juga router. Sejarah perkembangan Linux memang sangat panjang. Sampai hari ini, produk software ini masih dipercaya oleh beberapa perusahaan besar di bidang komputer. Mungkin komputer Anda adalah salah satu yang menggunakan sistem operasi dengan lambang penguin ini.

Para pengamat di bidang teknologi informatika beranggapan bahwa kesuksesan sistem operasi ini disebabkan oleh Linux tidak tergantung pada vendor independen sehingga biaya operasionalnya rendah, dan juga kompatibilitasnya yang lebih tinggi dibandingkan dengan versi Unix tidak bebas. Beberapa faktor seperti keamanan sekaligus kestabilannya yang tinggi membuatnya lebih banyak dipakai dibandingkan dengan sistem operasi seperti Microsoft. Ini adalah bukti keunggulan dari perangkat lunak sumber terbuka atau opensource software.

Sistem operasi yang satu ini dikenal juga dengan Linux Dixtribution yang di dalamnya sudah termasuk perangkat lunak pendukung yang lainnya, seperti server ke web, basis data, pemrograman, tampilan dekstop seperti GNOME, Xfe, KDE, dan juga ada paket perkantoran seperti OpenOffice, Koffice, Gnumeric, dan LibreOffice.

Sebelum terbentuk sebagai sebuah perangkat lunak terbuka, Linux ternyata telah mengalami perjalanan yang panjang. Sedikit uraian sejarah perkembangan Linux yang telah dijelaskan di atas hanya secuil dari cerita perjalanan tersebut. Mari kita simak sejarah hingga ditemukannya Linux dan sampai sejauh apa perkembangannya di era yang lebih modern ini.

Sejarah Perkembangan Linux

Pengertian dan Sejarah Perkembangan Linux

Linux basis awalnya adalah Unik. Dalam waktu singkat, perusahaan yang bergerak di bidang perangkat lunak, UNIX, berkembang dengan sangat pesat sehingga terpecah menjadi dua aliran, yaitu Unix yang dikembangkan oleh University Berkeley dan Unix yang dikembangkan oleh AT&T. Setelah itu, kemudian banyak lagi perusahaan yang melibatkan diri sehingga terjadilah persaingan yang semakin ketat dan melibatkan banyak perusahaan. Mereka bersaing untuk memegang kontrol dalam bidang sistem operasi. Persaingan yang semakin ketat ini perlu adanya sebuah standarisasi.

Kemudian muncullah proyek Posix. Proyek ini dimotori oleh The Institute of Electrical and Electronics Enginerss (IEEE) yang memiliki tujuan untuk menetapkan standarisasi UNIX. Akan tetapi, persoalannya menjadi lain. meskipun sudah ada standarisasi, persaingan justru semakin ketat. Kemudian muncullah berbagai macam perangkat lunak UNIX. Salah satunya adalah MINIX yang dibuat oleh A. S. Tanenbaum yang bertujuan untuk membantu pendidikan. Sistem ini kemudian menjadi inspirasi oleh Linus Torvalds. Sejarah perkembangan Linux kemudian sampai pada hadirnya sebuah sistem operasi terbuka baru yang diberi nama Linux.

Linus yang saat itu masih menjadi mahasiswa di Universitas Helski ingin membuat sebuah sistem operasi yang bebas dan gratis. Sebuah sistem operasi yang kode source-nya bisa diakses oleh umum. Dalam membangun software buatannya ini Linus menggunakan tools dari Free Foundation Software yang dilisensi oleh GNU. Kemudian Linus memasukkan program-program baru yang berlisensi GNU untuk membuatnya menjadi sebuah software yang utuh.

Secara teknis, Linux adalah sebuah sistem operasi yang memiliki sifat multiuser dan juga multitasking. Linux dapat berjalan untuk bermacam platform termasuk Intel 386 yang merupakan sebuah prosesor yang lebih tinggi. Sistem operasi Linux memiliki standar POSIX. Linux sendiri dapat berintegrasi dengan baik saat dipadukan dengan sistem operasi lain seperti Apple, Novell, maupun Microsoft. Dirunut dari sejarah perkembangan Linux, Ia berawal dari sistem operasi UNIX yang mulai digarap pada tahun 1960-an dan resmi dirilis pada 1970 kemudian muncullah Linux pada tahun 1990-an.

Lalu, proyek GNU sebagai basis dari Linux mulai diperkenalkan pada 1984 yang pada awalnya bertujuan untuk membuat sistem operasi kompatibel dengan Unix dan bisa bertindak sebagai perangkat lunak yang bebas. Sejarah perkembangan Linux masih bisa ditelusuri hingga sekarang.

Sampai saat ini, Linux dikenal sebagai sistem Unix yang lengkap. Sistem operasi ini bisa digunakan untuk networking, pengembangan software, dan bahkan untuk segala kegiatan sehari-hari. Linux sudah mulai digunakan untuk berbagai domain seperti yang sudah dijelaskan di atas. Linux sendiri diklaim sebagai sebuah alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah dibandingkan dengan OS comersial lainnya. Kemampuan Linux dalam kategori sistem operasi adalah mampu berintegrasi dengan ratusan program, sebagai perangkat pembantu yang mendukung konektivitas, perangkat lunak yang reliabel, dan dapat dikembangkan oleh kelompok pengembang di seluruh dunia.

Ini adalah semacam ringkasan sejarah perkembangan Linux. Sebuah sistem operasi gratis ini ternyata memiliki sejarah perkembangan yang sangat panjang. Tidak semua orang mengerti perkembangan perangkat lunak yang satu ini. Dalam perkembangannya, Linux kemudian hadir dengan berbagai jenis dengan tujuan penggunaan yang berbeda-beda. Beberapa jenis Linux di antaranya adalah Debbian Linux, Redhat Linux, Mandrake Linux, Caldera Linux, Slackware Linux, SuSe Linux, Corel Linux, TurboLinux, dan Ubuntu Linux.

Demikian adalah ulasan seputar pengertian dan sejarah perkembangan Linux. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan Anda terkait sistem operasi gratis yang satu ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *