Pengguna internet di Indonesia setiap hari selalu bertambah, tapi kemungkinan masih banyak pengguna yang belum mengetahui sejarah perkembangan internet. Sebelum membahas lebih jauh tentang sejarahnya, tahukah Anda apa kepanjangan dari kata internet? Menurut informasi dari berbagai sumber, internet merupakan singkatan dari interconcection-networking. Sejak pertama kali ditemukan dan jauh berkembang seperti sekarang, internet sudah menjelma menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat. Pasalnya, teknologi jaringan yang satu ini telah berhasil menjadi jawaban dari permasalahan sulitnya mencari informasi secara cepat. Bahkan sekarang ini pasti ada saja orang yang memiliki hobi bermain internet. Padahal dulu internet hanya digunakan untuk kebutuhan khusus saja.

Awal Mula Sejarah Perkembangan Internet di Dunia

Sejarah Perkembangan Internet di Dunia

Mungkin agak sulit untuk menelusuri kapan teknologi internet pertama kali dibuat dan dikembangkan. Mengingat sejarah perkembangan internet di dunia sudah berlangsung selama puluhan tahun. Mari, sekarang kita mulai pembahasan dari mana cikal bakal teknologi internet modern itu berasal. Pada awalnya, teknologi jaringan komputer ini digunakan oleh departemen pertahanan Amerika serikat pada tahun 1969. Pada saat itu, hanya kalangan tertentu saja yang bisa menggunakan akses internet. Namun saat itu internet masih disebut dengan istilah ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), sebuah proyek jaringan komputer besutan Amerika Serikat. Tujuan dibuatnya ARPANET saat itu pun hanya untuk kebutuhan dunia militer Amerika Serikat semata.

Sejak kemunculan ARPANET, perjalanan sejarah perkembangan internet di dunia pun dimulai. Sama halnya dengan internet yang digunakan di era modern saat ini, ARPANET juga berfungsi untuk menghubungkan antar komputer berbasis UNIX supaya bisa berkomunikasi pada jarak-jarak tertentu. Pemerintah Amerika Serikat pun menganggap proyek ARPANET sukses. Setelah itu jaringan ARPANET akhirnya mulai diperkenalkan kepada publik. Mulai tahun 1972 masyarakat mulai mengenal apa itu ARPANET dan bagaimana cara kerjanya. Di mana saat itu ARPANET dibagi menjadi dua kategori khusus, yakni MILNET (untuk militer) dan ARPANET (untuk umum). Di situlah awal mula masyarakat umum di Amerika Serikat mulai mengenal teknologi interconnection-networking atau internet.

Berikutnya, MILNET dan ARPANET disatukan menjadi DARPA atau internet. Perkembangan internet sampai akhirnya menjadi DARPA untuk pertama kalinya tak bisa lepas dari sosok Larry Roberts, orang yang membuat rencana awal jaringan ARPANET dengan mengembangkan konsep jaringan komputer. Setelah ARPANET berevolusi menjadi DARPA, sejarah baru tercatat saat Ray Tomliinson berhasil merancang sebah program yang memungkinkan pengguna jaringan mengirim email atau electronic mail melalui jaringan ARPANET. Masih di tahun 1972, Ray Tomliison membuat konversi “user@host” yang masih digunakan sampai saat ini. Pada tahun itu juga DARPA pertama kali melakukan koneksi internasional dengan University Collage of London dan Royal Establishment di negera Norwegia.

Sejarah Perkembangan internet di dunia semakin pesat memasuki tahun 1978. Di mana untuk pertama kalinya Unix to Copy Protocol ditemukan di Labolatorium Bell. Program ini digunakan untuk melakukan transfer data dari komputer satu dengan yang lainnya melalui jaringan internet. Jika Anda suka mengobrol di forum-forum diskusi online, mungkin Anda perlu tahu awal mula terbentuknya forum online pertama. Pada tahun 1979 dua orang asal Duke University, Tom Truscott dan Jim Ellis serta Steven Bellovin dari University North Carolina berhasil mengembangkan news group bernama USENET yang beroperasi dengan dasar UUCP. Pada forum online tersebut, pengguna DARPA dari seluruh dunia mendiskusikan berbagai topik.

Pada grup USENET itu pula seseorang bernama Kevin McKenzie mengusulkan penggunaan emoticon atau ekspresi yang digambarkan melalui simbol. Selanjutnya Internet dengan nama DARPA mulai mengembangkan protokol yang kemudian disebut dengan TCP/IP. DARPA bekerja sama dengan DCA yang kemudian diterapkan pada jaringan ARPANET. Dari situlah awal mula ditetapkannya TCP/IP sebagai sebuah standar jaringan internet oleh pemerintah Amerika Serikat. Sejak sejarah perkembangan internet di dunia tahun 1982 tersebut, definisi internet atau DARPA mulai berubah. Internet diartikan sekumpulan jaringan yang dihubungkan oleh TCP/IP sebagai protokol. Saat ini pun apabila sebuah jaringan internet bermasalah, pasti fokus utama yang dituju adalah memeriksa pengaturan TCP/IP terlebih dahulu.

Pada tahun 1980-an ARPANET memiliki sekitar 213 host yang saling terhubung satu sama lain. Saat itu BITNET (Because It’s Time Network) juga menyediakan tiga fitur yang memudahkan penggunanya untuk saling berkomunikasi, yakni email, mailing list dan File Transfer Protocol (FTP). Pada tahun 80-an para ahli dalam bidang teknologi jaringan tak henti melakukan penelitian dan pengembangan. Pada akhirnya terbentuklah CSNET (Computer Scinece Network) yang didirikan oleh para para ilmu komputer dari berbagai universitas di dunia. Lalu kapan pertama kali istilah “internet” digunakan? Menurut sejarah perkembangan internet di dunia, istilah “internet” pertama kali disahkan dan diperkenalkan kepada khalayak umum pada tahun 1982.

Setahun kemudian barulah John Postel, Paul Mockapetris dan Craig Partidge mengembangkan DNS (Domain Name System). Namun baru pada tahun 1984 penemuan ini mulai dipublikasikan. Tahun 1984 adalah pertama kalinya muncul berbagai nama domain yang sudah digunakan saat ini. Seperti .gov, .mil, .org, .com, dan .net. Sebelumnya trio penemu DNS juga sudah mengusulkan sistem pengamatan dengan format user@host.cdomain. Pada tahun itu masyarakat dunia mulai mengenal apa itu PC (Personal Computer) dan mulai digandrungi oleh berbagai kalangan. Bahkan bukan hanya digunakan untuk kebutuhan perkantoran saja, namun masyarakat mulai memanfaatkan komputer untuk kepentingan pribadi. Sejak saat itulah sejarah perkembangan internet melaju sangat pesat.

Perjalanan Sejarah Perkembangan Internet di Indonesia

Sejarah Perkembangan Internet di Indonesia

Memasuki tahun 2000-an, internet sudah menjadi konsumsi publik dan berkembang sangat pesat. Terbukti dengan kemunculan jutaan situs dan aplikasi online yang memudahkan para pengguna internet untuk mencari informasi secara cepat dan berkomunikasi secara lebih mudah. Masyarakat Indonesia pun mulai merasakan hebohnya teknologi internet sejak tahun 2000-an. Namun jika menengok ke belakang, sejarah perkembangan internet di Indonesia sudah dimulai sejak awal tahun 1990-an. Itu pun internet masih dianggap sebagai suatu hal yang tidak lazim dan mewah. Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa mengakses internet dengan mudah. Wajar saja, saat itu telepon genggam dan kartu perdana untuk ponsel pun harganya sangat mahal.

Sejarah perkembangan internet di Indonesia bisa dibilang agak terlambat. Pasalnya Eropa sudah memulai petualangan di dunia internet sejak tahun 1985. Begitu pula dengan beberapa negara besar di Asia yang sudah mulai mengenal internet pada dekade 80-an, seperti negara Tiongkok, Jepang, Korea, dan India. Barulah menjelang akhir tahun 80-an Indonesia mulai mengenal apa itu interconnection-networking atau internet. Saat itu masyarakat hanya menggunakan internet untuk kegiatan non-komersial atau hobi. Tapi sebagian besar pengguna internet saat itu hanya kalangan mahasiswa, akademisi atau kalangan yang bekerja di bidang telekomunikasi saja. Untungnya seiring berjalannya waktu pemerintah turut gencar melakukan pembangunan infrastruktur terkait perkembangan teknologi internet.

Pada dekade 90-an Indonesia pertama kali memiliki IndoNET sebagai ISP (Internet Service Provider). IndoNET menyediakan layanan jaringan internet untuk masyarakat Indonesia dan menjadi salah satu titik terpenting dalam sejarah perkembangan internet di Indonesia. Dari situlah pengguna internet mulai bertambah dan membuat masyarakat Indonesia lebih tahu tentang apa itu internet. Setelah kemunculan IndoNET sebagai ISP pertama di tanah air, berbagai provider lain mulai berlomba-lomba membuat ISP supaya pengguna internet di Indonesia juga semakin bertambah. Selain itu, para provider juga memanfaatkan momen ini sebagai cara untuk menarik perhatian calon konsumen mereka. Perang tarif dan promo layanan pun gencar dilakukan oleh para provider.

Seiring dengan berjalannya waktu semakin banyak provider yang menawarkan biaya murah untuk koneksi internet yang stabil. Masyarakat pun seolah tak tahan dengan godaan provider dengan berbagai tawaran mereka. Bahkan sampai detik ini, masyarakat Indonesia tercatat masih menjadi pengguna internet terbesar di kawasan Asia. Pencapaian yang cukup luar biasa jika mengingat sejarah perkembangan internet di Indonesia yang sebenarnya agak terlambat jika dibandingkan dengan beberapa negara besar Asia lainnya. Mulai dari kalangan anak-anak, remaja hingga dewasa, sekarang ini tak ada yang tak mengenal internet. Bukan hanya sebagai sarana informasi dan sarana belajar, namun internet juga sudah dianggap sebagai media hiburan paling menyenangkan.

Namun hal ini juga tidak lantas dibiarkan oleh pemerintah, karena pemerintah pun berusaha menjadikan internet sebagai sarana belajar dan meningkatkan kualitas SDM Indonesia. Banyak pengembang yang membuat berbagai sistem teknologi terbaru yang berguna untuk mendukung proses belajar mengajar. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan pengaruh buruk internet yang semakin lama hanya dianggap sebagai media hiburan saja. Padahal kita tahu bahwa internet memiliki kegunaan yang sangat banyak. Coba saja telaah dari sejarah perkembangan internet sejak awal. Di mana teknologi internet ini digunakan untuk hal yang serius, yakni untuk Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Akan tetapi, mungkin zaman telah mengubah segalanya tentang internet.

Di era 2000-an masyarakat juga dihebohkan dengan fenomena media sosial. Jika dulu pengguna internet hanya bisa saling berkomunikasi melalui email atau aplikasi chating seperti mIRC, sejarah perkembangan internet mulai berubah sejak muncul media sosial seperti Friendster, Facebook dan sebagainya. Pengguna internet di Indonesia pun semakin membludak. Peluang usaha baru pun muncul, yakni membuka warnet. Kemunculan ponsel atau gadget yang bisa digunakan untuk terkoneksi ke jaringan internet semakin membuat masyarakat Indonesia lebih gila terhadap internet. Bahkan saat ini bisa dibilang internet sudah menjadi gaya hidup masyarakat. Bukan hanya di Indonesia saja, tapi fenomena internet geek ini juga terjadi di seluruh dunia.

Artikel terkait: Pengertian Internet dan Intranet

Itu dia kisah perjalanan interconnection-networking atau internet sejak pertama kali dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat hingga sekarang ini. Bisa kita lihat bersama bahwa perkembangan internet memang sangat pesat dan semakin tidak terkendali. Pro dan kontra terhadap penggunaan internet juga banyak dibahas di berbagai tempat. Ada dampak yang baik dan ada juga dampak buruk bagi pengguna internet. Kemudahan akses internet yang kita dapatkan saat ini seharusnya menjadi tamparan bagi kita untuk bisa memanfaatkan internet sebaik mungkin. Dengan demikian akan ada banyak hal positif yang bisa kita petik dari internet. Demikian penjelasan tentang sejarah perkembangan internet. Semoga bisa membuka sedikit wawasan untuk Anda.