Di era globalisasi ini, komputer bukanlah sebuah benda asing lagi bagi manusia. Hampir semua orang di dunia familiar dengan teknologi yang satu ini. Kata ‘komputer’ diserap dari bahasa Latin ‘computare’ yang berarti ‘menghitung’ karena fungsi awal dari komputer adalah sebagai alat hitung. Sejarah komputer diketahui berawal dari masa Perang Dunia ke 2, yaitu sekitar tahun 1941. Sementara itu, sejarah perkembangan komputer dimulai sejak perangkat ini masih berbentuk perangkat yang besar dan berat hingga sekarang dikenal sebagai salah satu penemuan manusia yang paling canggih di dunia.

Komputer didefinisikan sebagai sistem elektronik untuk menyimpan data input secara cepat dan tepat, mengolah, serta memprosesnya menjadi output sesuai dengan berbagai instruksi yang telah dibuat sedemikian rupa di dalam memori. Komputer saat ini digunakan tak hanya untuk menghitung, namun juga untuk menulis, mendengarkan musik, menonton film, dan lain sebagainya. Benda ini dapat meringankan hampir semua pekerjaan manusia sehari-hari. Bisa dikatakan pada era modern ini tidak ada hal yang tidak dapat dilakukan oleh komputer.

Sejarah Awal Komputer

Sejarah komputer bermula dari penemuan abacus atau lebih dikenal dengan sempoa, sebagai alat hitung tradisional. Sempoa terbuat dari kayu yang berbentuk persegi panjang dan terdiri dari beberapa poros dengan manik-manik yang dapat digeser. Sempoa pertama kali muncul di Cina sekitar 5.000 tahun yang lalu dan digunakan untuk melakukan penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, bahkan hingga akar kuadrat. Pada masa itu, sempoa banyak dipakai oleh pedagang ketika bertransaksi dengan pembeli. Sempoa diyakini sebagai awal mula munculnya ide pembuatan komputer karena bentuknya yang mirip, yaitu persegi panjang.

Berabad-abad berikutnya, sejarah komputer ini berlanjut ke mesin buatan Charles Babbage yang dinamakan mesin diferensial, yang merupakan cikal bakal dari mesin analitik (analytical engine). Babbage merasa bahwa terdapat banyak kesalahan dalam penghitungan manual. Karena itu, ia memutuskan untuk membuat mesin mekanik yang dapat mengerjakan operasi hitung berulang kali tanpa kesalahan. Pembuatan mesin hitung mekanik pertama oleh ilmuwan Wilhem Schickard, Blaise Pascal, dan Gottfried Leibniz menginspirasi Babbage pada tahun 1822 untuk mengembangkan mesin yang dapat melakukan penghitungan persamaan diferensial. Mesin yang disebut mesin diferensial itu mampu menyimpan program, mengalkulasi dan mencetak hasilnya secara otomatis. Setelah itu, Babbage terinspirasi untuk membuat mesin analitik tersebut walaupun mesin buatannya belum pernah mencapai kata sempurna. Atas penemuan-penemuannya tersebut, Charles Babbage disebut sebagai Bapak Komputer.

Mesin Harvard Mark I adalah sejarah komputer yang berikutnya. Ide awal mesin ini muncul dari mesin analitik (analytical engine) Babbage, tetapi dikembangkan lagi oleh beberapa ilmuwan. Salah satunya adalah Profesor Howard Hathaway Aiken. Pada tahun 1944, ia menciptakan mesin yang disebut-sebut sebagai komputer otomatis pertama di dunia. Komputer tersebut diberi nama IBM Automatic Sequence Controller Calculator (ASCC). Para staff di Universitas Harvard menyebut mesin ini Mark I, namun kemudian lebih dikenal dengan nama Harvard Mark I. Harvard Mark I memiliki ukuran yang sangat besar, yakni panjang 55 kaki dan tinggi 8 kaki. Mesin ini juga hanya dapat digunakan untuk penghitungan dasar dengan jumlah angka yang dibatasi sebanyak 23 digit. Selain itu, proses menghitungnya pun dibutuhkan waktu agak lama. Walaupun memiliki banyak kekurangan, Harvard Mark I tetap dianggap sebagai salah satu penemuan besar dalam sejarah komputer.

Dari sekian panjangnya sejarah komputer, benda ini pun mengalami perkembangan seiring berjalannya waktu. Berbagai penemuan terus dilakukan untuk menyempurnakan alat ini sehingga tak hanya berfungsi sebagai alat hitung, namun juga dapat dimanfaatkan untuk mengerjakan hal-hal lainnya.

Artikel lainnya: Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal dan Hexadesimal

Sejarah Perkembangan Komputer dari Masa ke Masa

Komputer melalui perjalanan panjang agar bisa menjadi alat yang sangat canggih seperti yang sekarang beredar di masyarakat luas. Tentunya perjalanan tersebut tidak mudah. Dahulu penelitian dan pengembangan komputer semata-mata dilakukan demi kepentingan militer, karena rata-rata penyokong dana pembuatan perangkat ini berasal dari pemerintah resmi sebagai pihak yang akan menggunakan alat tersebut untuk keperluan perang. Setelah perang usai, komputer dikembangkan tak hanya menyangkut urusan militer, melainkan demi kepentingan yang lain.
Dilihat dari sejarah perkembangan komputer, alat ini terbagi ke dalam lima generasi. Pada tiap generasi, komputer mengalami kemajuan dalam hal kemampuan teknologi (capability), biaya operasional yang rendah (efficiency), dan makin mudah digunakan (user-friendly). Berikut kelima generasi dalam sejarah perkembangan komputer.

A. Komputer Generasi Pertama

Komputer Generasi Pertama

Pada masa Perang Dunia II, seorang ilmuwan Jerman bernama Konrad Zuse membuat sebuah mesin untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali. Mesin ini dinamakan Z3. Dua tahun kemudian, Inggris berhasil menciptakan mesin bernama Colossus untuk memecahkan kode-kode rahasia yang digunakan Jerman selama perang. Namun perkembangan komputer generasi pertama yang sesungguhnya terjadi ketika terciptanya komputer yang disebut Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), dibuat oleh Amerika Serikat pada tahun 1946. ENIAC mempunyai ukuran yang sangat besar, yakni panjang 30 meter, tinggi 2,4 meter, dan berat sekitar 30 ton. Komputer yang dibuat dari hasil kerja sama dengan para ahli Universitas Pennsylvania dengan John P. Eckert dan John W. Mauchly sebagai perancang utama, merupakan komputer yang paling canggih pada masa itu. Psalnya, komputer serbaguna ini bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan dengan pendahulunya, Harvard Mark I.

Komputer generasi pertama memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dengan komputer generasi penerusnya:

  • Menggunakan tabung hampa udara (vacuum tube) sebagai komponen utama
  • Proses kerja masih berjalan lamban
  • Menggunakan silinder magnetik untuk menyimpan data
  • Kapasitas memori sedikit
  • Ukuran komputer yang sangat besar sehingga memerlukan ruang yang luas
  • Membutuhkan daya listrik yang sangat besar
  • Mesin cepat panas

B. Komputer Generasi Kedua

Komputer Generasi Kedua

Sejarah perkembangan komputer kemudian mencatat perubahan pada komponen utama yang digunakan pada komputer, dari vacuum tube menjadi transistor.  Penggunaan transistor pada komputer ini memberikan banyak keuntungan. Transistor memangkas ukuran komputer menjadi lebih kecil. Selain itu komputer generasi kedua ini lebih cepat proses kerjanya, lebih handal, dan lebih hemat energi tama.

Selain perubahan besar pada penggunaan komponen utama, bahasa yang digunakan dalam komputer juga mengalami perkembangan. Awalnya komputer generasi pertama menggunakan kode biner yang kurang dimengerti oleh kalangan luas, namun kemudian digantikan oleh bahasa assembly, yaitu bahasa yang berupa kode-kode berbentuk singkatan. Komputer generasi kedua yang sangat populer adalah IBM 1401. Tahun 1965, IBM 1401 diterima secara luas dan banyak digunakan oleh beberapa perusahaan untuk membantu pekerjaan mereka.

Karakteristik dari komputer generasi kedua adalah:

  • Komponen utama berupa transistor
  • Kapasitas memori agak lebih besar
  • Bahasa yang digunakan adalah bahasa assembly yang lebih dikenal masyarakat pada masa itu
  • Program yang ada pada komputer dapat dibuat dengan bahasa tingkat tinggi (high level language), yaitu FORTRAN (Formula Translator), COBOL (Common Business-Oriented Language), dan ALGOL
  • Proses operasi yang jauh lebih cepat
  • Ukuran lebih kecil
  • Tidak membutuhkan daya listrik yang terlalu besar

C. Komputer Generasi Ketiga

Komputer Generasi Ketiga

Sejarah perkembangan komputer generasi ketiga ini berlangsung pada tahun 1964 hingga 1970. Pada masa ini, penemuan besar terjadi ketika ditemukannya teknologi IC (Integrated Circuit) yang masih digunakan sampai sekarang. IC inilah yang membuat bentuk komputer menjadi semakin kecil dan ringkas. Selain IC, para ilmuwan juga berhasil menciptakan teknologi chip tunggal semikonduktor yang berfungsi untuk memadatkan berbagai komponen yang dibutuhkan dalam komputer. Penemuan luar biasa lainnya juga terjadi di masa yang sama, yakni penemuan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan komputer untuk menjalankan berbagai program secara bersamaan.

Komputer generasi ketiga memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Komponen utama berupa IC (Integrated Circuit) yang terdiri ratusan hingga ribuan transistor berbentuk hybrid atau solid (SLT) dan monolythic (MLT)
  • Proses kerja lebih cepat dan tepat
  • Ukurannya jauh lebih kecil dan lebih hemat listrik
  • Kapasitas memori lebih banyak
  • Menggunakan terminal visual display dan bisa mengeluarkan suara
  • Media penyimpanan berupa magnetic disk yang bersifat random access
  • Kemampuan multiprogamming dan multitasking

D. Komputer Generasi Keempat

Komputer Generasi Keempat

Sejak ditemukannya IC, chip, dan sistem operasi, perkembangan komputer pun semakin pesat dan jauh lebih baik. Komputer generasi keempat ini memiliki daya kerja, kehandalan, serta efisiensi yang lebih baik dibanding komputer generasi-generasi sebelumnya. Perkembangan utama pada masa ini yakni penggunaan LSI (Large Scale Integration), di mana beribu-ribu IC dipadatkan dalam sebuah keping bernama chip. LSI ini kemudian dikembangkan menjadi VLSI (Very Large Scale Integration) yang bisa memuat ratusan ribu hingga jutaan IC. Sejarah perkembangan komputer generasi keempat juga menunjukkan bahwa pada era ini, komputer tak hanya digunakan oleh kalangan bisnis saja, melainkan sudah bisa digunakan oleh masyarakat luas. Tahun 1970-an, komputer berukuran kecil atau PC (personal computer) mulai bermunculan. Bentuknya yang kecil memungkinkan penggunaan komputer ini di rumah, kantor, bahkan sekolah.

Adapun karakteristik dari komputer generasi keempat yaitu:

  • Ukuran yang jauh lebih kecil
  • Mulai dipasarkan secara luas dengan harga yang relatif murah
  • Micro processor dan semikonduktor sebagai memori utama
  • Terciptanya PC (personal computer)
  • Munculnya berbagai perangkat lunak (software)
  • Penggunaan LSI dan VLSI dalam bentuk chip

E. Komputer Generasi Kelima

Komputer Generasi Kelima

Komputer generasi kelima merupakan komputer yang paling canggih saat ini. Setelah melakukan berbagai penelitian dan penemuan, kini penggunaan komputer tak hanya dapat dilakukan di rumah atau kantor, melainkan di mana saja, berkat munculnya penemuan komputer jinjing atau yang sekarang lebih dikenal dengan nama laptop. Sebelum laptop, komputer meja (desktop) telah banyak dipakai. Namun karena laptop lebih praktis dan efisien dibanding desktop, laptop menjadi pilihan utama di zaman mobilitas ini.

Karakteristik dari komputer generasi kelima adalah sebagai berikut:

  • Munculnya desktop, laptop, hingga palmtop
  • Kepopuleran sistem grafis yang membuat gambar pada komputer terlihat lebih jelas dan tajam
  • Penggunaan perangkat mouse
  • Kemunculan fitur kecerdasan buatan (artificial intelligence) seperti menerima instruksi melalui pesan lisan maupun mengikuti nalar manusia
  • Kemampuan untuk menerjemahkan berbagai bahasa

Baca juga: Sejarah Perkembangan Internet

Melihat bahwa begitu panjang dan sulit perjalanan yang ditempuh oleh mesin pintar ini agar bisa menjadi seperti sekarang. Hal ini tentu membuat kita mengagumi betapa menakjubkannya hasil karya para ilmuwan yang tanpa lelah, siang dan malam berusaha menemukan keajaiban teknologi buatan tangan manusia. Komputer, sebuah mesin yang disebut sebagai artificial intelligence yang paling dipuja saat ini merupakan benda yang memiliki segudang kelebihan. Setelah menyimak sejarah perkembangan komputer, tentunya kita akan sangat berterima kasih pada para ilmuwan yang telah membuat mesin ajaib dan luar biasa yang membuat hidup manusia modern terasa lebih mudah.